Kemudian peti jenazah disemprotkan terlebih dahulu disinfektan Setelah itu, sembilan relawan ini langsung memikul peti jenazah Melawati aliran sungai
|
| Relawan berjibaku angkut jenazah warga diduga terpapar Covid seberangi sungai di Wonogiri (Foto: capture video Viral) |
WONOGIRI - Sebuah video memperlihatkan perjuangan sejumlah relawan dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) termasuk pakaian hazmat membawa peti mati menyeberangi sungai dan melintasi areal persawahan.
Video perjuangan sejumlah relawan membawa peti jenazah diduga pasien terpapar virus Corona beredar di jejaring WhatsApp.
Dalam video nampak sembilan relawan dengan alat pelindung diri (APD) lengkap menggotong peti jenazah. Empat relawan menggunakan APB berwarna merah dan enam relawan lainnya menggunakan APB berwarna putih.
Begitu mobil jenazah tiba, dengan sigap para relawan ini langsung membawanya keluar dari dalam ambulance. Kemudian peti jenazah disemprotkan terlebih dahulu disinfektan. Setelah itu, sembilan relawan ini langsung memikul peti jenazah Melawati aliran sungai.
Derasnya aliran sungai membuat mereka cukup kerepotan membawa jenazah menyeberangi sungai. Usai menyeberangi sungai mereka masih harus naik ke areal persawahan.
Zaenal salah satu relawan MTA yang ikut memikul peti jenazah mengatakan Lokasi didalam video itu berada didaerah Mojopuro, Jatisrono, Wonogiri. Pemakaman itu sendiri dilakukan pada hari Rabu 23 Juni 2021 sekira pukul 12.00 WIB.
Menurut Zaenal, jalan yang Melawati salah satu aliran sungai ke waduk Gajah Mungkur itu merupakan satu-satunya jalan yang bisa diakses.
"Sebenarnya ada jalur lain. Tapi medannya cukup ekstrim. Dan satu-satunya jalur yang bisa diakses, ya, melalui aliran sungai itu," papar Zaenal, saat dikonfirmasi skala.id, Kamis (24/6/2021).
Menurut Zaenal, saat mengangkat jenazah melintasi sungai, tim relawan mengalami kesulitan. Selain licin, mereka pun dihadapkan dengan derasnya aliran sungai. "Lumayan berat, selain licin, aliran sungai cukup deras," terangnya.
Sedangkan yang dimakamkan adalah Warga dusun Mojopuro yang diduga terpapar virus Covid-19 itu sebelumnya menjalani perawatan di menjalani perawatan di rumah sakit Medika Mulya. (Ade)
