Jumlah karyawan pabrik sepatu terpapar virus Corona menjadi 108 orang
|
| Ilustrasi |
KARANGANYAR - Jumlah kasus aktif Covid-19 dari klaster pabrik sepatu yang berlokasi di Jaten, Karangayar, terus bertambah. Kepala Desa Jaten, Karanganyar Hargo Satoto mengatakan semula karyawan pabrik sepatu terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 95 orang.
Jumlah itu mengalami lonjakan. Data terakhir, ungkap Harga Satoto yang juga Ketua Tim Satgas Desa Jaten, jumlah karyawan pabrik sepatu terpapar virus Corona menjadi 108 orang.
"Memang ada penambahan jumlah karyawan terpapar covid. Dari 95 orang menjadi 108 orang karyawan yang terpapar covid. Dari Data sementara memang dari 17 kecamatan yang ada terdapat 13 kecamatan yang warganya menjadi karyawan pabrik sepatu PT TM di Jaten tersebut," papar Harga Satoto, Rabu (23/6/2021).
Menurut Harga Satoto, melihat lonjakan karyawan pabrik sepatu yang terus mengalami lonjakan, pihaknya akan melakukan pemantauan ketat.
Diketahui up date data pertama pada 14 Juni diketahui hanya berjumlah 14 orang, lalu pada 15 Juni bertambah 10 orang dan berkembang pada 21 Juni bertambah 84 orang sehingga jumlah keseluruhan per 21 Juni sebanyak 108 orang.
"Nanti jika ada penambahan akan termonitor oleh satgas covid Desa Jaten," ungkapnya.
Sebagai informasi, setelah muncul covid klaster Desa Paulan, Colomadu dan Klaster Pijat di Ngringo, Jaten, kini terbaru, muncul klaster pabrik sepatu di Dusun Jumog, Jaten, Karanganyar, Jateng.
Hasil swab Sabtu (19/6/2021) diketahui dari sebanyak 745 karyawan yang diswab terdapat sebanyak 95 orang positif covid sebelum melonjak menjadi 108 orang. (Ian)
