Ruang isolasi itu sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus Corona pada karyawan, ditemukan adanya pekerja yang terpapar
|
| Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafi Maulla lakukan sidak protokol kesehatan di salah satu pabrik (Foto: Humas Polres Karanganyar) |
KARANGANYAR - Melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar, menyusul munculnya Klaster Pabrik sepatu yang berlokasi di wilayah Jaten, langsung direspon cepat oleh pihak Kepolisian.
Salah satunya dengan meminta para pengusaha untuk membuatkan ruang isolasi di perusahaannya.
Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafi Maulla mengatakan ruang isolasi itu sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus Corona pada karyawan, ditemukan adanya pekerja yang terpapar.
"Ruang isolasi ini sangat dibutuhkan. Begitu ada yang positif, karyawan langsung diisolasi, untuk memutus penyebarannya," papar Kapolres pada wartawan, Rabu (23/6/2021).
Agar klaster pabrik sepatu tak terulang lagi, orang nomer satu dijajaran Polres Karanganyar ini meminta agar protokol kesehatan semakin ditingkatkan dan jangan abaikan prokes termasuk di dalam pabrik.
"Karyawan itu aset perusahaan agar kegiatan pabrik berjalan dan ekonomi masyarakat terus bergerak. Sehingga pihak manajemen bener-bener memperhatikan kesehatan para pekerjanya," imbuhnya.
Terpisah Camat Jaten, Dwi Sapto Aji menambahkan, saat ini ada 107 karyawan pabrik sepatu yang telah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Mereka tidak hanya berasal dari wilayah Kecamatan Jaten saja, namun juga berasal dari kecamatan lainnya. Dan saat ini mereka sudah menjalani isolasi mandiri.
"Mereka sudah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing," pungkasnya. (Ian)
