Bupati Juliyatmono: 8 % dana desa boleh untuk menangani Covid-19
|
| Kodim Karanganyar gelar forum komunikasi hadapi Covid-19 (Foto: Ist) |
KARANGANYAR - Kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar mengalami lonjakan cukup tinggi.
Melonjaknya angka warga terpapar Covid membuat Kodim 0727 Karanganyar menggelar kegiatan seminar Komunikasi Sosial (Komsos) dengan aparat Pemerintah Kabupaten setempat, pada Rabu (23/06/2021), di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Dandim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Iksan Agung Widyo Wibowo menyampaikan, penyelenggaraan forum silaturahmi tersebut juga dimaksudkan sebagai alat pemersatu bangsa dalam rangka menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI.
"Selamat datang kepada seluruh peserta kegiatan Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah di wilayah Karanganyar. Melalui forum silaturahmi Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah ini, kita berharap dapat menjadi alat pemersatu bangsa dalam rangka menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI," papar Dandim, Rabu (23/6/2021).
Menurut orang nomer satu di Kodim 0727/Karanganyar berharap agar tiga pilar di wilayah Kabupaten Karanganyar terus tetap bersinergi.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan TNI dengan aparat pemerintah, dalam hal ini kepada para generasi muda melalui silaturahmi Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah, sehingga membentuk sinergitas aparat pemerintah guna membangun imunitas bangsa untuk NKRI," ungkapnya.
Melalui pelaksanaan kegiatan komunikasi sosial, ungkap Dandim, diharapkan pula dapat menjalin silaturahmi yang baik serta menumbuhkan rasa kebersamaan dengan para sesepuh maupun aparat pemerintah, khususnya di Karanganyar.
"Oleh karenanya, saya mengharap kepada seluruh peserta kegiatan Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah supaya tetap mengindahkan himbuan dari pemerintah, yaitu protokol kesehatan supaya tetap dilaksanakan," paparnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliatmono mengatakan, terkait peningkatan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karanganyar yang dinilai sangat signifikan, maka pihaknya berharap pesan maupun imbauan yang disampaikan oleh Presiden RI, Panglima TNI, Kapolri dan Mendagri terkait penerapan protokol kesehatan dapat dipatuhi oleh semua pihak, agar kasus covid 19 bisa ditekan.
"Saya tegaskan, per 1 Juli siapapun yang hajatan harus banyu mili dan harus diperiksa sebaik baiknya. 8 % dana desa boleh untuk menangani Covid-19," ujarnya.
"Kasihkan honor babinsa, babinkamtibnas supaya kerjanya lebih maksimal. Saya sudah alokasikan dana insensif untuk para babinsa dan babinkamtibmas," imbuhnya.
Bupati Karanganyar, berharap agar kerja keras tiga pilar yang telah menyatu bisa terus bersama - sama dalam menangani Covid-19. "Jaga kekompakan bersama, jangan bergerak sendiri sendiri. Ditengah situasi ini pasti ada pihak pihak yang tidak senang," pungkasnya. (Ade)
